M A K A L A H
“A S E A N”
DISUSUN OLEH :
KETUA : ITA ANGGRAINI
ANGGOTA :
1. FRISKA NOVITA
2. REDI FIRMANSYAH
3. AHMAD RIO MARDIN
4. BISRI MUSTOFA
GURU PEMBIMBING : IMAM MASUKI, S.Pd
DINAS PENDIDIKAN
NASIONAL
SMP NEGERI 2 BELITANG
MULYA
KABUPATEN OGAN
KOMERING ULU TIMUR
PROVINSI SUMATERA
SELATAN
TAHUN AJARAN 2015 /
2016
Puji dan syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah
SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kami sehingga kami
dapat menyelesaikan panulisan makalah ini yang berjudul “Makalah ASEAN”.
Selawat beriringkan salam juga tidak lupa
kami sampaikan kepada Nabi kita Muhammad SAW, karena dengan berkat kegigihan
dan kesabaran beliaulah kita dapat menuntut ilmu pengetahuan seperti sekarang
ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari
kesempurnaan, baik dari cara penulisan maupun isi yang terkandung di dalamnya.
Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun sehingga kami dapat berkarya dengan lebih baik di masa yang akan
datang.
Akhirnya dengan satu harapan dari kami,
semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kami khususnya dan bagi rekan-rekan
pembaca umumnya. Amiin Yarabbal ‘alamin.
OKU Timur, Januari 2016
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.......................................................................... ..................................... i
KATA PENGANTAR....................................................................... .................................... ii
DAFTAR ISI...................................................................................... .................................... iii
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................................... 1
A.
Latar Belakang ............................................................................................................. 1
B.
Tujuan ........................................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN ....................................................................................................... 2
A. Sejarah dan
Perkembangan ASEAN ............................................................................ 2
B. Profil Keanggotaan
ASEAN ........................................................................................ 2
BAB III PENUTUP .............................................................................................................. 14
A.
Kesimpulan ................................................................................................................. 14
B. Saran ........................................................................................................................... 14
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................... 15
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Terbentuknya sebuah
organisasi internasional sudah barang tentu ada sesuatu yang mendasarinya,
begitu juga dengan dibentuknya ASEAN yang merupakan sebuah organisasi
internasional yang menaungi negara-negara yang berada dikawasan Asia Tenggara
yang tentunya juga ada yang mendasarinya. Dan inilah beberapa latar belakang
terbentuknya ASEAN sesuai dengan Deklarasi Bangkok.
1. Persamaan Letak
Geografis.
Salah satu hal yang
mendasari terbentuknya ASEAN adalah karena negara-negara tersebut memiliki
kesamaan dalam hal geografis. Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya berada
dikawasan Asia Tenggara, selain itu negara-negara tersebut juga terletak
diantara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
2. Persamaan Budaya.
Selain memiliki
kesamaan dalam sisi geografis, negara-negara ASEAN juga mempunya kesamaan dalam
nilai-nilai dasar kebudayaan. Sejarah mencatat bahwa negara-negara yang berada
dikawasan Asia Tenggara memiliki budaya, bahasa, serta tata kehidupan dan
pergaulan yang hampir sama karena merupakan para pewaris peradaban sebelumnya
yang disebut dengan rumpun Melayu Austronesia.
3. Persamaan Nasib.
Selain Thailand,
negara-negara yang berada dikawasan Asia Tenggara merupakan negara-negara
jajahan, misalnya Indonesia merupakan negara jajahan Belanda, Malaysia dan
Singapura merupakan negara jajahan Inggris, dan juga Filipina yang merupakan
negara jajahan Spanyol. Hal inilah yang menjadi salah satu dasar terciptanya
organisasi internasional ASEAN dikarenakan rasa kesetiakawanan dan perasaan
senasib sepenanggungan antara negara-negara tersebut.
4. Persamaan
Kepentingan.
Hal yang tidak kalah
pentingnya dari sebab-sebab yang membuat terbentuknya organisasi dikawasan Asia
Tenggara ini adalah kerana adanya persamaan kepentingan antara negara-negara
tersebut. Negara-negara dikawasan Asia Tenggara ini memiliki kebulatan tekad
dan tujuan untuk sama-sama berkontribusi dalam hal pertumbuhan ekonomi,
kemajuan sosial, perkembangan budaya, serta hal-hal yang erat kaitannya dengan
keamanan dan stabilitas politik dikawasan.
B. Tujuan
1.
Untuk mengetahui Sejarah dan
perkembangan ASEAN
2.
Untuk mengetahui keanggotaan
ASEAN
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
ASEAN dan penjelasannya - Sejarah berdirinya ASEAN : Pada tanggal 5 Agustus 1967, lima negara dari
negara-negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina dan
Thailand mengadakan pertemuan (Konferensi) di Bangkok. Konferensi tersebut
menghasilkan suatu persetujuan yang disebut dengan Persetujuan Bangkok tanggal
8 Agustus 1967.ASEAN adalah organisasi antar negara yang berada di kawasan Asia Tenggara.
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dibentuk pada tahun 1967 oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand untuk mempromosikan kerjasama politik dan ekonomi dan stabilitas regional. Brunei bergabung pada tahun 1984, tak lama setelah kemerdekaannya dari Inggris, dan Vietnam bergabung ASEAN sebagai anggota ketujuh pada tahun 1995.
Laos dan Myanmar yang mengakui ke keanggotaan penuh pada bulan Juli 1997 sebagai ASEAN merayakan ulang tahun ke-30. Kamboja menjadi anggota kesepuluh ASEAN pada tahun 1999.
Deklarasi ASEAN pada tahun 1967, dianggap dokumen pendiri ASEAN, diresmikan prinsip-prinsip perdamaian dan kerjasama yang didedikasikan ASEAN. Piagam ASEAN mulai berlaku pada tanggal 15 Desember 2008.
Dengan berlakunya Piagam ASEAN, ASEAN didirikan identitas hukum sebagai suatu organisasi internasional dan mengambil langkah besar dalam nya proses pembangunan masyarakat.Komunitas ASEAN terdiri dari tiga pilar, Politik Keamanan Masyarakat itu, Komunitas Ekonomi dan Komunitas Sosial-Budaya. Setiap pilar memiliki Blueprint sendiri disetujui di tingkat puncak dan bersama-sama dengan Initiative for ASEAN Integration (IAI) Kerangka Kerja Strategis dan Rencana Kerja IAI Tahap II (2009-2015) mereka membentuk Roadmap untuk dan Komunitas ASEAN 2009-2015.
Perintah ASEAN pengaruh yang jauh lebih besar pada perdagangan Asia-Pasifik, politik, dan keamanan dari para anggotanya bisa mencapai individual. Hal ini telah mendorong upaya pembangunan komunitas ASEAN. Karya ini sebagian besar didasarkan pada konsultasi, konsensus, dan kerja sama.
Hubungan AS dengan ASEAN telah sangat baik sejak awal. Amerika Serikat menjadi negara Mitra Wicara ASEAN pada tahun 1977. Mitra Dialog memenuhi teratur dengan ASEAN pada kerja dan tingkat senior untuk memandu pengembangan hubungan regional kami. Pada bulan Juli 2009, Menlu Clinton menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara (TAC) yang telah sangat meningkatkan hubungan AS dengan ASEAN politik.
Setiap tahun berikutnya Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN, ASEAN memegang nya Post-Ministerial Conference (PMC) yang Sekretaris Negara diundang. Pada tahun 1994, ASEAN memimpin dalam membangun Forum Regional ASEAN (ARF), yang kini memiliki 27 anggota dan bertemu setiap tahun di tingkat menteri setelah PM.
Sebab-sebab Terbentuknya ASEAN adalah karena kelima negara tersebut mengalami nasib yang sama, yaitu pernah dijajah oleh negara lain, kecuali Thailand.
Persetujuan
Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 tersebut bertujuan membentuk organisasi
kerjasama antar negara-negara Asia Tenggara yang tidak bersifat politis dan
militer. Organisasi kerjasama itu disebut ASEAN.
ASEAN
kepanjangannya Association
of South East Asian Nation yang artinya "Perhimpunan Bangsa-bangsa
Asia Tenggara".
Persetujuan Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 tersebut ditandatangani oleh lima menteri luar negeri negara peserta konferensi, yaitu oleh:
- H. Adam Malik, Meteri Luar Negeri Negara Indonesia
- Tun Abdul Razak, Meteri Luar Negeri Negara Malaysia
- S. Rajaratman, Meteri Luar Negeri Negara Singapura
- Narsisco Ramos, Meteri Luar Negeri Negara Filipina dan
- Thanat Khoman, Meteri Luar Negeri Negara Thailand.
Pada tanggal
7 Januari 1984 Brunei Darussalam masuk sebagai anggota baru ASEAN. Pada
tanggal 28 Juli 1985 Vietnam masuk sebagai anggota ASEAN. Myanmar
dan Laos menjadi anggota ASEAN pada tanggal 28 Juli 1997 dan
Kampuchea / Kamboja pada tanggal 16 Desember 1998. Dengan demikian
sampai sekarang ASEAN beranggotakan 10 Negara.
Tujuan dibentuknya ASEAN
Tujuan
mendirikan ASEAN seperti yang tercantum dalam persetujuan Bangkok tanggal 8
Agustus 1967 secara rinci adalah sebagai berikut:
- Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial budaya di Asia Tenggara
- Memajukan perdamaian dan stabilitas regional
- Memajukan kerjasama dan saling membantu kepentingan bersama dalam bidang ilmu pengetahuan dan tekhnologi.
- Memajukan kerjasama dalam bidang pertanian, industri, perdagangan, pengangkutan, dan komunikasi
- Memajukan penelitian bersama mengenai masalah-masalah di Asia Tenggara
- Memelihara kerjasama yang lebih erat dengan organisasi-organisasi internasional dan regional.
B. Anggota ASEAN
ASEAN
beranggotakan hampir semua Negara yang berada di Asia Tenggara kecuali Timor
Leste dan Papua New giunea, adapun anggota dari ASEAN yaitu :
1. Malaysia

Bentuk
Pemerintahan : Kerajaan
Kepala Negara : Sultan Yang Dipertuan Agung
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Kuala Lumpur
Lagu Kebangsaan : Negaraku
Kepala Negara : Sultan Yang Dipertuan Agung
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Kuala Lumpur
Lagu Kebangsaan : Negaraku
Malaysia
terdiri atas dua kawasan utama yang dipisahkan oleh Laut China Selatan, yaitu
kawasan di Semenanjung Malaka dan di Kalimantan. Kedua kawasan memiliki bentuk
permukaan bumi yang sama. Di daerah pantai tanahnya landai.
Letak
astronomis : 10 LU – 70 LU dan 1000BT-
1190 BT
Luas Wilayah : 330.300 km2
Iklim : Tropik, suhu antara 240 C – 350 C
Gunung Tertinggi : Gunung Kinabalu ( 4.175 m)
Sungai Terpanjang : Sungai Rajang di Serawak (563 km)
Luas Wilayah : 330.300 km2
Iklim : Tropik, suhu antara 240 C – 350 C
Gunung Tertinggi : Gunung Kinabalu ( 4.175 m)
Sungai Terpanjang : Sungai Rajang di Serawak (563 km)
b. Keadaan Sosial
Malaysia terdiri atas berbagai bangsa dan agama. Etnis Melayu merupakan etnis terbesar. Jumlahnya 60% dari penduduk Malaysia. Etnis Cina berjumlah 30 % dari penduduk Malaysia. Selain itu, terdapat penduduk yang berasal dari Eropa dan Timur Tengah. Sebanyak 57 % penduduknya tinggal di perkotaan. Sebanyak 17 juta penduduk Malaysia tinggal di Semenanjung Malaysia. Jumlah Penduduk : 26,127 juta (tahun 2006). Suku Bangsa : Melayu (suku asli), Cina, India, dan Eropa.
Bahasa : Melayu, English, Chinese, Tamil.
Agama : Islam(resmi), Buddha, Hindu, Kristen, dan Konghucu.
Malaysia terdiri atas berbagai bangsa dan agama. Etnis Melayu merupakan etnis terbesar. Jumlahnya 60% dari penduduk Malaysia. Etnis Cina berjumlah 30 % dari penduduk Malaysia. Selain itu, terdapat penduduk yang berasal dari Eropa dan Timur Tengah. Sebanyak 57 % penduduknya tinggal di perkotaan. Sebanyak 17 juta penduduk Malaysia tinggal di Semenanjung Malaysia. Jumlah Penduduk : 26,127 juta (tahun 2006). Suku Bangsa : Melayu (suku asli), Cina, India, dan Eropa.
Bahasa : Melayu, English, Chinese, Tamil.
Agama : Islam(resmi), Buddha, Hindu, Kristen, dan Konghucu.
c. Keadaan Ekonomi
Mata pencaharian penduduknya sebagian besar bertani (agraris). Hasil pertanian utama adalah karet dan kelapa sawit. Malaysia adalah penghasil karet terbesar di dunia. Hasil tambang yang utama adalah timah. Nelayan masih menggunakan perahu-perahu tradisional dan hanya sedikit menyerap tenaga kerja.
Mata pencaharian penduduknya sebagian besar bertani (agraris). Hasil pertanian utama adalah karet dan kelapa sawit. Malaysia adalah penghasil karet terbesar di dunia. Hasil tambang yang utama adalah timah. Nelayan masih menggunakan perahu-perahu tradisional dan hanya sedikit menyerap tenaga kerja.
Mata
Uang :
Ringgit Malaysia .
Hasil Pertanian: Karet, kelapa sawit, beras, kayu .
Hasil Tambang : Timah, besi, minyak, bauksit.
Hasil Industri : Elektronik, tekstil, pakaian, kimia, minyak, mebel dari kayu, dan rotan.
Ekspor Utama : Elektronik, alat-alat listrik, minyak dan gas, tekstil,pakaian, dan minyak sawitImpor Utama : Alat-alat industri, mesin, dan transportasi.
Pndptan Perkapita : US$ 4960 (tahun 2005).
Hasil Pertanian: Karet, kelapa sawit, beras, kayu .
Hasil Tambang : Timah, besi, minyak, bauksit.
Hasil Industri : Elektronik, tekstil, pakaian, kimia, minyak, mebel dari kayu, dan rotan.
Ekspor Utama : Elektronik, alat-alat listrik, minyak dan gas, tekstil,pakaian, dan minyak sawitImpor Utama : Alat-alat industri, mesin, dan transportasi.
Pndptan Perkapita : US$ 4960 (tahun 2005).
2. Thailand (Muangthai)

Bentuk
Pemerintahan : Kerajaan
Kepala Negara : Raja
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Bangkok
Lagu Kebangsaan : Pleng Chard
a. Kenampakan Alam Utama
Kepala Negara : Raja
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Bangkok
Lagu Kebangsaan : Pleng Chard
a. Kenampakan Alam Utama
Thailand
memiliki bentuk permukaan bumi yang beragam. Di sebelah utara, keadaannya
bergunung-gunung, dan titik tertingginya berada di Doi Inthanon (2.576 m).
Sebelah timur laut terdapat pegunungan Koral, yang dibatasi di timur oleh
sungai Mekong. Wilayah tengah negara didominasi lembah sungai Chao Phraya yang
hampir seluruhnya datar, dan mengalir ke Teluk Thailand. Di sebelah selatan
terdapat Tanah Genting Kra, dataran paling sempit di Thailand. Di bagian tengah
terdapat sungai Chao Phraya yang subur. Daerah utara dan barat terdapat
pegunungan, dengan puncak tertinggi adalah Gunung Doi Inthanon (2.594).
Semenanjung Thailand bagian selatan, banyak berbukit-bukit rendah sampai di
perbatasan Malaysia.
Letak
astronomis : 50 LU – 210 LU dan 970 BT
– 1060 BT.
Luas Wilayah : 513.998 km2
Iklim : Tropik
Gunung Tertinggi : Doi Inthanon (2.576 m)
Luas Wilayah : 513.998 km2
Iklim : Tropik
Gunung Tertinggi : Doi Inthanon (2.576 m)
b. Keadaan Sosial
Suku yang terbesar di Thailand adalah suku Thai (75%), Tionghoa (14%), suku Melayu (4%), Khmer (3%), lainnya (4%). Sebagian besar penduduknya beragama Buddha. Mereka tinggal di daerah utara dan tengah. Sementara agama Islam berkembang di daerah selatan. Akhir –akhir ini (2007) sering terjadi pertikaian antara penduduk Islam di wilayah selatan dengan aparat pemerintah Thailand yang mayoritas Buddha.
Jumlah Penduduk : 64,763 juta (tahun 2006)
Suku Bangsa : Thai(suku asli), Cina, Melayu
Bahasa : Thai(resmi), Cina, Inggris
Agama : Buddha (resmi), Islam, Kristen
Suku yang terbesar di Thailand adalah suku Thai (75%), Tionghoa (14%), suku Melayu (4%), Khmer (3%), lainnya (4%). Sebagian besar penduduknya beragama Buddha. Mereka tinggal di daerah utara dan tengah. Sementara agama Islam berkembang di daerah selatan. Akhir –akhir ini (2007) sering terjadi pertikaian antara penduduk Islam di wilayah selatan dengan aparat pemerintah Thailand yang mayoritas Buddha.
Jumlah Penduduk : 64,763 juta (tahun 2006)
Suku Bangsa : Thai(suku asli), Cina, Melayu
Bahasa : Thai(resmi), Cina, Inggris
Agama : Buddha (resmi), Islam, Kristen
c. Keadaan Ekonomi
Mata pencaharian penduduk Thailand sebagian besar adalah bertani (agraris). Hasil pertanian yang utama adalah beras. Thailand merupakan lumbung beras di kawasan Asia Tenggara. Hasil tambang yang utama adalah timah dan mangaan. Pariwisata merupakan sumber penghasilan devisa yang besar bagi Thailand.
Mata pencaharian penduduk Thailand sebagian besar adalah bertani (agraris). Hasil pertanian yang utama adalah beras. Thailand merupakan lumbung beras di kawasan Asia Tenggara. Hasil tambang yang utama adalah timah dan mangaan. Pariwisata merupakan sumber penghasilan devisa yang besar bagi Thailand.
Mata
Uang :
Bath
Hasil Pertanian : Beras, karet, jagung, tapioka, gula, rami, kelapa
Hasil Tambang : Antimonium, timah, besi, mangaan
Hasil Industri : Elektronik, berlian, pakaian, dan tekstil.
Ekspor Utama : Tekstil, komputer dan komponennya, integrated circuit, berlian, pakaian
Impor Utama : Mesin industri, baja, alat-alat listrik, Pendapatan Perkapita : US $ 2750 (2005)
Hasil Pertanian : Beras, karet, jagung, tapioka, gula, rami, kelapa
Hasil Tambang : Antimonium, timah, besi, mangaan
Hasil Industri : Elektronik, berlian, pakaian, dan tekstil.
Ekspor Utama : Tekstil, komputer dan komponennya, integrated circuit, berlian, pakaian
Impor Utama : Mesin industri, baja, alat-alat listrik, Pendapatan Perkapita : US $ 2750 (2005)
3. Filipina

Bentuk
Pemerintahan : Republik
Kepala Negara : Presiden
Kepala Pemerintahan : Presiden
Ibu kota : Manila
Lagu Kebangsaan : Tierra Adorada
a. Kenampakan Alam Utama
Filipina merupakan negara kepulauan. Jumlah pulaunya kurang lebih 7.100 buah. Yang termasuk pulau besar adalah Luzon dan Mindanao. Filipina banyak memiliki
gunung berapi yang masih aktif. Gunung tertinggi di pulau Luzon adalah Gunung Mayon (2.421 m). Gunung tertinggi di Filipina adalah gunung Apo (2.954 m) di pulau Mindanao. Filipina dilalui oleh deretan Pegunungan Sirkum Pasifik.
Letak astronomis : 50 LU – 210 LU dan 1170 BT – 1260 BT
Luas Wilayah : 300.324 km2
Iklim : Tropik, suhu rata-rata 250 C
Gunung Tertinggi : Gunung Apo
Kepala Negara : Presiden
Kepala Pemerintahan : Presiden
Ibu kota : Manila
Lagu Kebangsaan : Tierra Adorada
a. Kenampakan Alam Utama
Filipina merupakan negara kepulauan. Jumlah pulaunya kurang lebih 7.100 buah. Yang termasuk pulau besar adalah Luzon dan Mindanao. Filipina banyak memiliki
gunung berapi yang masih aktif. Gunung tertinggi di pulau Luzon adalah Gunung Mayon (2.421 m). Gunung tertinggi di Filipina adalah gunung Apo (2.954 m) di pulau Mindanao. Filipina dilalui oleh deretan Pegunungan Sirkum Pasifik.
Letak astronomis : 50 LU – 210 LU dan 1170 BT – 1260 BT
Luas Wilayah : 300.324 km2
Iklim : Tropik, suhu rata-rata 250 C
Gunung Tertinggi : Gunung Apo
b. Keadaan Sosial
Suku terbesar di Filipina adalah suku Filipino (80%). Tionghoa (10%), Indo-Arya (5%), bangsa Eropa dan Amerika (2%), Arab (1%) dan suku lainnya (2%). Suku Moro berdiam di Mindanao Selatan dan beragama Islam. Tagalog merupakan bahasa nasional.
Suku Bangsa : Filipino, Tionghoa , Eropa, AS, Moro
Jumlah Penduduk : 85,2369 juta (tahun 2006)
Bahasa : Tagalog (resmi), Inggris, dan Spanyol
Agama : Katholik, Protestan, dan Islam.
Suku terbesar di Filipina adalah suku Filipino (80%). Tionghoa (10%), Indo-Arya (5%), bangsa Eropa dan Amerika (2%), Arab (1%) dan suku lainnya (2%). Suku Moro berdiam di Mindanao Selatan dan beragama Islam. Tagalog merupakan bahasa nasional.
Suku Bangsa : Filipino, Tionghoa , Eropa, AS, Moro
Jumlah Penduduk : 85,2369 juta (tahun 2006)
Bahasa : Tagalog (resmi), Inggris, dan Spanyol
Agama : Katholik, Protestan, dan Islam.
c. Keadaan Ekonomi
Sebagian besar penduduk Filipina bermata pencaharian sebagai petani. Filipina merupakan negara agraris. Hasil pertanian yang utama adalah padi dan kelapa. Hasil tambang yang utama adalah kobalt, tembaga, dan emas.
Mata Uang : Peso
Hasil Pertanian : Rami, kopra, gula, beras, nanas
Hasil Tambang : Chromium, kobalt, tembaga, emas, nikel, sulfur, seng, besi
Hasil Industri : Bahan bangunan, elektronik, mebel, IT, alat pelayaran, motor, dan komponennya.
Ekspor Utama : Elektronik, garmen, komponen listrik kendaraan bermotor, kerajinan dan furniture, minyak, pisang, dan lain-lain.
Impor Utama : Elektronik, oli, mesin industri, kendaraan, baja, alumunium, dllp
endapatan Perkapita : US$ 1300 (2005)
Sebagian besar penduduk Filipina bermata pencaharian sebagai petani. Filipina merupakan negara agraris. Hasil pertanian yang utama adalah padi dan kelapa. Hasil tambang yang utama adalah kobalt, tembaga, dan emas.
Mata Uang : Peso
Hasil Pertanian : Rami, kopra, gula, beras, nanas
Hasil Tambang : Chromium, kobalt, tembaga, emas, nikel, sulfur, seng, besi
Hasil Industri : Bahan bangunan, elektronik, mebel, IT, alat pelayaran, motor, dan komponennya.
Ekspor Utama : Elektronik, garmen, komponen listrik kendaraan bermotor, kerajinan dan furniture, minyak, pisang, dan lain-lain.
Impor Utama : Elektronik, oli, mesin industri, kendaraan, baja, alumunium, dllp
endapatan Perkapita : US$ 1300 (2005)
4. Singapura

Bentuk
Pemerintahan : Republik
Kepala Negara : Presiden
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Singapura
Lagu Kebangsaan : Majulah Singapura
a. Kenampakan Alam Utama
Singapura adalah negara kepulauan dengan luas 697.1 km2. Luasnya hampir sama dengan kota Jakarta (664 km2). Singapura berpenduduk sangat padat. Untuk memperluas wilayah, pemerintah Singapura melakukan pengurukan pantai dengan pasir. Singapura memiliki beberapa pulau-pulau kecil yang lain seperti Pulau Tekong, Pulau Ubin, dan Pulau Sentosa. Lokasi tertinggi di Singapura berada di Bukit Timah dengan ketinggian 164 m. Singapura terhubung dengan Malaysia di kota Johor dengan jembatan di Woodlands.
Letak astronomis : 10 15’ LU – 10 26’ LU dan 1030 BT – 1040 BT
Luas Wilayah : 697.1 km2
Iklim : Tropik, suhu rata-rata 250 C
Gunung Tertinggi : Bukit Timah
b. Keadaan Sosial
Kepala Negara : Presiden
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Singapura
Lagu Kebangsaan : Majulah Singapura
a. Kenampakan Alam Utama
Singapura adalah negara kepulauan dengan luas 697.1 km2. Luasnya hampir sama dengan kota Jakarta (664 km2). Singapura berpenduduk sangat padat. Untuk memperluas wilayah, pemerintah Singapura melakukan pengurukan pantai dengan pasir. Singapura memiliki beberapa pulau-pulau kecil yang lain seperti Pulau Tekong, Pulau Ubin, dan Pulau Sentosa. Lokasi tertinggi di Singapura berada di Bukit Timah dengan ketinggian 164 m. Singapura terhubung dengan Malaysia di kota Johor dengan jembatan di Woodlands.
Letak astronomis : 10 15’ LU – 10 26’ LU dan 1030 BT – 1040 BT
Luas Wilayah : 697.1 km2
Iklim : Tropik, suhu rata-rata 250 C
Gunung Tertinggi : Bukit Timah
b. Keadaan Sosial
Singapura
merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia. Lahan untuk pemukiman
sudah sangat sempit. Delapan puluh lima persen (85%) penduduk Singapura tinggal
di rumah susun (apartemen). Mayoritas penduduk Singapura adalah suku Cina
(76,8%). Sementara penduduk aslinya adalah Melayu. Lainnya adalah India (7,9%).
Bahasa-bahasa yang digunakan adalah Inggris, Melayu, Cina (Mandarin), dan
Tamil. Bahasa Melayu juga merupakan bahasa kebangsaan tetapi lebih bersifat
simbolis. Digunakan untuk menyanyikan lagu kebangsaan. Penggunaan bahasa
kebangsaan hanya terbatas kepada kaum Melayu saja. Hanya sedikit etnis Cina dan
India yang fasih dalam bahasa Melayu.
Suku
Bangsa : Cina, Melayu,
India, Pakistan
Jumlah Penduduk : 4,198 juta (tahun 2004)
Bahasa : Inggris(resmi), Melayu, Cina, Tamil
Agama : Buddha, Kristen, Islam, Tao, dan Hindu
c. Keadaan Ekonomi
Singapura merupakan negara yang penduduknya berpenghasilan tinggi yaitu US$ 24.740 (tahun 2004). Ekspor hasil industri, jasa keuangan, dan perdagangan merupakan sumber pendapatan yang utama Singapura. Singapura bukan negara agraris dan tidak memiliki hasil tambang yang berarti.
Mata Uang : Dollar Singapura (S $)
Hasil Pertanian : Buah-buahan, anggrek
Hasil Tambang : Singapura tidak memiliki hasil tambang yang berarti.
Hasil Industri : Elektronik, kimia, keuangan, dan perbankan, perumahan, pariwisata, perdagangan.
Ekspor Utama : Minyak, mesin industri, radio & televisi dan komponennya, komponen elektronik, pakaian , minuman ringan & rokok.
Impor Utama : Minyak mentah, baja dan alumunium, mesin industri, generator listrik , dan komponen elektronik.
Pendapatan Perkapita : US$ 24.740 (2004) .
Jumlah Penduduk : 4,198 juta (tahun 2004)
Bahasa : Inggris(resmi), Melayu, Cina, Tamil
Agama : Buddha, Kristen, Islam, Tao, dan Hindu
c. Keadaan Ekonomi
Singapura merupakan negara yang penduduknya berpenghasilan tinggi yaitu US$ 24.740 (tahun 2004). Ekspor hasil industri, jasa keuangan, dan perdagangan merupakan sumber pendapatan yang utama Singapura. Singapura bukan negara agraris dan tidak memiliki hasil tambang yang berarti.
Mata Uang : Dollar Singapura (S $)
Hasil Pertanian : Buah-buahan, anggrek
Hasil Tambang : Singapura tidak memiliki hasil tambang yang berarti.
Hasil Industri : Elektronik, kimia, keuangan, dan perbankan, perumahan, pariwisata, perdagangan.
Ekspor Utama : Minyak, mesin industri, radio & televisi dan komponennya, komponen elektronik, pakaian , minuman ringan & rokok.
Impor Utama : Minyak mentah, baja dan alumunium, mesin industri, generator listrik , dan komponen elektronik.
Pendapatan Perkapita : US$ 24.740 (2004) .
5. Brunei Darussalam

Bentuk
Pemerintahan : Kerajaan
Kepala Negara : Sultan
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Bandar Seri Begawan
Lagu Kebangsaan : Pujian Untuk Sultan
a. Kenampakan Alam Utama
Brunei terdiri atas pada dua wilayah yang terpisah, yaitu wilayah barat dan timur. Wilayah Brunei dikelilingi oleh wilayah Malaysia. Wilayah barat merupakan dataran rendah yang berrawa-rawa. Iklimnya adalah tropik katulistiwa yang lembap. Hujan turun sepanjang tahun. Daerah perbatasan sebelah barat dengan Serawak, terdapat sungai Baram yang menjadi jalur lalu lintas perairan yang penting.
Letak astronomis : 40 LU -50 2’ LU dan 114 BT -115 BT .
Luas Wilayah : 5.765 km2.
Iklim : Tropik.
b. Keadaan Sosial
Penduduk Brunei berjumlah 370.100 jiwa (2005). Sekitar 66 % penduduk Brunei adalah etnis Melayu. Etnis Cina berjumlah sekitar 15%. Etnis Cina memegang peranan penting dalam ekonomi Brunei. Suku asli Brunei berjumlah (6%) dan suku lainnya (7%). Bahasa Melayu adalah bahasa resmi. Bahasa Inggris banyak digunakan. Islam merupakan agama resmi negara, dan Sultan merupakan pemimpin agamanya. Agama lain yang dianut adalah agama Buddha (terutama oleh orang Cina) dan Kristen.
Suku Bangsa : Melayu, Cina
Jumlah Penduduk : 370.100 (tahun 2005)
Bahasa : Melayu, Inggris
Agama : Islam (resmi), Buddha, dan Kristen
c. Keadaan Ekonomi
Brunei Darussalam adalah negara pengekspor minyak dan gas bumi. Hasil ekspor minyak bumi dan gas alam membuat Brunei menjadi salah satu negara termakmur di Asia. Tambang minyak dan gas bumi merupakan sumber penghasilan yang utama.
Mata Uang : B $ Dollar Brunei
Hasil Pertanian : Karet, Beras, rempah-rempah
Hasil Tambang : Minyak, gas alam, kayu
Hasil Industri : Minyak dan gas, tekstil, makanan dan minuman ringan, bahan bangunan
Ekspor Utama : Minyak dan gas, tekstil
Impor Utama : Kendaraan bermotor, mesin, barang pabrikan, Makanan, dan kimia.
Pendapatan Perkapita : U$ 24.826 (tahun 2005)
Kepala Negara : Sultan
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Bandar Seri Begawan
Lagu Kebangsaan : Pujian Untuk Sultan
a. Kenampakan Alam Utama
Brunei terdiri atas pada dua wilayah yang terpisah, yaitu wilayah barat dan timur. Wilayah Brunei dikelilingi oleh wilayah Malaysia. Wilayah barat merupakan dataran rendah yang berrawa-rawa. Iklimnya adalah tropik katulistiwa yang lembap. Hujan turun sepanjang tahun. Daerah perbatasan sebelah barat dengan Serawak, terdapat sungai Baram yang menjadi jalur lalu lintas perairan yang penting.
Letak astronomis : 40 LU -50 2’ LU dan 114 BT -115 BT .
Luas Wilayah : 5.765 km2.
Iklim : Tropik.
b. Keadaan Sosial
Penduduk Brunei berjumlah 370.100 jiwa (2005). Sekitar 66 % penduduk Brunei adalah etnis Melayu. Etnis Cina berjumlah sekitar 15%. Etnis Cina memegang peranan penting dalam ekonomi Brunei. Suku asli Brunei berjumlah (6%) dan suku lainnya (7%). Bahasa Melayu adalah bahasa resmi. Bahasa Inggris banyak digunakan. Islam merupakan agama resmi negara, dan Sultan merupakan pemimpin agamanya. Agama lain yang dianut adalah agama Buddha (terutama oleh orang Cina) dan Kristen.
Suku Bangsa : Melayu, Cina
Jumlah Penduduk : 370.100 (tahun 2005)
Bahasa : Melayu, Inggris
Agama : Islam (resmi), Buddha, dan Kristen
c. Keadaan Ekonomi
Brunei Darussalam adalah negara pengekspor minyak dan gas bumi. Hasil ekspor minyak bumi dan gas alam membuat Brunei menjadi salah satu negara termakmur di Asia. Tambang minyak dan gas bumi merupakan sumber penghasilan yang utama.
Mata Uang : B $ Dollar Brunei
Hasil Pertanian : Karet, Beras, rempah-rempah
Hasil Tambang : Minyak, gas alam, kayu
Hasil Industri : Minyak dan gas, tekstil, makanan dan minuman ringan, bahan bangunan
Ekspor Utama : Minyak dan gas, tekstil
Impor Utama : Kendaraan bermotor, mesin, barang pabrikan, Makanan, dan kimia.
Pendapatan Perkapita : U$ 24.826 (tahun 2005)
6. Timor Leste

Bentuk
Pemerintahan : Republik
Kepala Negara : Presiden
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Dili
Kepala Negara : Presiden
Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
Ibu kota : Dili
a. Kenampakan Alam Utama
Wilayah negara Timor Leste terdiri atas dua wilayah yang terpisah. Sebagian wilayahnya ada yang terdapat di provinsi NTT. Alam Timor Leste sebagian besar tidak subur. Juga miskin sumber daya alam. Sumber daya alam yang dimiliki hanyalah tambang minyak bumi di selat Timor. Tambang ini belum dieksploitasi karena menjadi sengketa dengan Australia. Gunung tertinggi di Timor Leste adalah gunung Ramelau. Negara Timor Leste dulunya merupakan sebuah provinsi di wilayah negara Indonesia. Pada tahun 1999, sebagian besar rakyat Timor-Timur menghendaki berpisah dari negara Indonesia.
Luas Wilayah : 15.007 km2
Iklim : Tropik
Gunung Tertinggi : Gunung Ramelau (2.963 m)
Wilayah negara Timor Leste terdiri atas dua wilayah yang terpisah. Sebagian wilayahnya ada yang terdapat di provinsi NTT. Alam Timor Leste sebagian besar tidak subur. Juga miskin sumber daya alam. Sumber daya alam yang dimiliki hanyalah tambang minyak bumi di selat Timor. Tambang ini belum dieksploitasi karena menjadi sengketa dengan Australia. Gunung tertinggi di Timor Leste adalah gunung Ramelau. Negara Timor Leste dulunya merupakan sebuah provinsi di wilayah negara Indonesia. Pada tahun 1999, sebagian besar rakyat Timor-Timur menghendaki berpisah dari negara Indonesia.
Luas Wilayah : 15.007 km2
Iklim : Tropik
Gunung Tertinggi : Gunung Ramelau (2.963 m)
b. Keadaan Sosial
Pada tahun 2005 penduduk Timor Timur berjumlah 1.040.880 jiwa. Penduduk Timor Timur merupakan campuran antara suku bangsa Melayu dan Papua. Mayoritas penduduk Timor Timur beragama Katolik (90%), diikuti Protestan (5%), Islam (3%), dan sisanya Buddha, Hindu, dan aliran kepercayaan (2%). Bahasa resmi Timor Timur adalah bahasa Tetun dan bahasa Portugis. Sedangkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa perantara.
Pada tahun 2005 penduduk Timor Timur berjumlah 1.040.880 jiwa. Penduduk Timor Timur merupakan campuran antara suku bangsa Melayu dan Papua. Mayoritas penduduk Timor Timur beragama Katolik (90%), diikuti Protestan (5%), Islam (3%), dan sisanya Buddha, Hindu, dan aliran kepercayaan (2%). Bahasa resmi Timor Timur adalah bahasa Tetun dan bahasa Portugis. Sedangkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa perantara.
Suku
Bangsa :
Campuran Melayu dan Papua
Jumlah Penduduk : 1.040.880 (tahun 2005)
Bahasa : Tetun, Portugis, Inggris, dan Indonesia
Agama : Katholik, Protestan, Islam.
Jumlah Penduduk : 1.040.880 (tahun 2005)
Bahasa : Tetun, Portugis, Inggris, dan Indonesia
Agama : Katholik, Protestan, Islam.
c. Keadaan Ekonomi
Timor Leste masih sangat tergantung dengan pasokan barang-barang dari Indonesia. Hasil produksi dalam negerinya masih sangat minim. Sembako dan bahan bakar minyak (BBM) diimpor dari Indonesia melalui provinsi Nusa Tenggara Timur. Timor Leste menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat sebagai mata uang negara. Timor Leste mengharapkan bisa mengeksploitasikan minyak bumi di Celah Timor (Timor Gap). Namun masalah perbatasan dengan Australia menjadi kendala untuk segera melakukan eksploitasi. Saat ini Timor Leste menjadi negara termuda di dunia, sekaligus termiskin.
Timor Leste masih sangat tergantung dengan pasokan barang-barang dari Indonesia. Hasil produksi dalam negerinya masih sangat minim. Sembako dan bahan bakar minyak (BBM) diimpor dari Indonesia melalui provinsi Nusa Tenggara Timur. Timor Leste menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat sebagai mata uang negara. Timor Leste mengharapkan bisa mengeksploitasikan minyak bumi di Celah Timor (Timor Gap). Namun masalah perbatasan dengan Australia menjadi kendala untuk segera melakukan eksploitasi. Saat ini Timor Leste menjadi negara termuda di dunia, sekaligus termiskin.
Mata
Uang :
Dollar Amerika Serikat (US$).
Hasil Pertanian : Kopi.
Hasil Tambang : Emas, mangaan, marmer, minyak bumi di Celah Timor (belum dieksploitasi).
Impor Utama : BBM dan Sembako dari Indonesia.
Pendapatan Perkapita : US $ 750 (tahun 2005).
Hasil Pertanian : Kopi.
Hasil Tambang : Emas, mangaan, marmer, minyak bumi di Celah Timor (belum dieksploitasi).
Impor Utama : BBM dan Sembako dari Indonesia.
Pendapatan Perkapita : US $ 750 (tahun 2005).
7. Myanmar

Nama Asli : Pydaungsu Socialist Thammada
Myanma
Naingandau
Ibu kota : RANGOON
Luas
wilayah : 678.036 Km2
Kepala
negara : Than Shwe ( 1992 )
Kepala
pemerintahan : Than Shwe ( 1992 )
Pemb.
Lokal : 7 Negara bagian serta 7 divisi
Penduduk : 41.734.853 ( 2002 )
Bahasa : Birma
Lagu
Kebangsaan : Tanah Airku Merdeka
Mata uang : Kyat
Hasil
tani : Gula, tebu, jagung, beras,
kacang-kacangan dll.
Sumber
alam : Minyak, tembaga, perak, kaleng dan
batu-batuan.
Industri : Tekstil,
alas kaki, produk kayu, dan hasil olahan
pertanian
Hari
besar : 4 Januari 1948 ( Hari Kemerdekaan )
Bapak
Bangsa : Aung San, U Nu
Ex.
Jajahan : Inggris
Myanmar
adalah satu negara dari mana Indonesia
dahulu banyak mengirim beras. Terletak di Asia Tenggara dan bertetangga di
sebelah Barat dengan Bangladesh dan
India, Timur dengan Cina, Laos dan Thailand. Luas wilayahnya cukup besar hampir
sebanding dengan pulau
Kalimantan-Indonesia. Dahulu pada tahun 1960-an Myanmar menjadi produsen beras
nomor satu di dunia tetapi dengan semakin majunya pertanian di negara-negara lain pada dekade 80-an , Myanmar berada pada
urutan ke-6. Sungai Irawadi yang cukup
besar juga telah menghantar Myanmar
sebagai pemakai jasa navigasi dalam negeri paling top di dunia NamaMyanmar dikenal sejak tahun 1990. Sebelumnya,
Myanmar bernamaBurma atau Birma. Myanmar diperintah oleh pemerintahan militer,
sebagai hasilsuatu kudeta pada tahun 1988. Ibukota negara Yangon
(Rangoon) lalu dipindahkanke Naypyidaw sejak 7 November 2005.
a. Letak
dan luas
Secara
astronomis, Myanmar terletak antara 110 LU – 280 LU dan 92 0 BT –1010 BT.
Luas wilayah Myanmar :
678.500 km
dan memiliki batas-batas geografis berikut.
Sebelah utara : Cina
(RRC).
Sebelah selatan : Laut
Andaman.
Sebelah timur : Laos dan Thailand.
Sebelah barat : Teluk
Benggala dan India.
b.
Bentang alam
Wilayah Myanmar membentang
dari utara ke selatan. Wilayah tersebut terbagi menjadi empat wilayah, yaitu pegunungan utara, pegunungan barat,
wilayahdataran rendah, dan plato. Wilayah utara relatif sempit, lalu makin
meluas di bagian tengah, dan menyempit lagi di selatan.Bagian utara Myanmar
berupa rangkaian Pegunungan Kurmon. Bagian tengah adalah dataran rendah yang memanjang sekitar 320 km dan
memotong delta SungaiIrawadi ( 2.092
km). Bagian timur berupa dataran tinggi yaitu Plato Shan, yangmenjadi
batas alam Myanmar dengan Muangthai. Daerah pegunungan bagian barat terdiri dari Pegunungan Patkai, Pegunungan Chin,
dan Pegunungan Arakan Yoma.Pegunungan
Arakan Yoma merupakan batas alam wilayah Myanmar denganbeberapa negara
Asia Selatan, di antaranya India. Gunung Hkakabo Razi (5.878m) adalah puncak tertinggi, yang merupakan batas
utara dengan Vietnam dan langsung dengan RRC.
c. Iklim
Tipe iklim Myanmar adalah
musim tropis. Musim hujan berlangsung antarabulan Mei-Oktober dipengaruhi oleh angin musim barat daya yang banyak
membawauap air dari samudra. Curah hu jan tertinggi terjadi di Pegunungan
Arakan Yoma dansekitar pantai Tennaserin.
Musim kemarau terjadi pada bulan November-Aprildipengaruhi oleh hembusan
angin kering dari daratan Cina/Asia.
d. Sosial
budaya
Pada tahun 2008jumlah penduduk Myanmar tercatat
47.758.181 jiwa. Angkapertumbuhannya mencapai 0,9%. Sebagian besar penduduk
Myanmar adalah orangBurma, yaitu sekitar
68%. Sisanya adalah etnis Karen (7%), Shan (9%),Arakan/Rakhine (4%), Chin (3%), Mon (2%), Indian (2%), dan lainnya 5%.
Agamayang dipeluk oleh mayoritas masyarakat Myanmar adalah Buddha (89%). Tidakheran
bila di Myanmar dapat dijumpai banyak pagoda. Pagoda yang terkenal antaralain adalah Pagoda Shwe Dagon di Yangon. Pagoda
ini berlapis emas denganketinggian 112 meter. Selain Buddha, agama lain yang
dipeluk masyarakatMyanmar adalah Kristen dan Islam. Bahasa resmi Myanmar
adalah bahasa Burma.Namun, dalam pergaulan juga digunakan bahasa Inggris.
e.
Perekonomian
Myanmar adalah negara agraris.
Pertanian merupakan pendukungperekonomian terpenting. Lahan pertanian mencapai 15% dari luas wilayah.Sebanyak 54% sumbangan devisa
berasal dari pertanian. Hasil utamanya adalahkaret. Hasil-hasil pertanian lain adalah padi,
kacang-kacangan, tebu, teh, danpalawija. Selain itu, berbagai jenis kayu hasil hutan memberi sumbangan
sangatbesar bagi perekonomian
Myanmar. Di Myanmar, pertambangan dan industri sedangberkembang. Hasil-hasil tambang antara lain timah, tembaga, batu bara,
minyakbumi dan gas, serta seng. Industri utamanya adalah pengolahan
hasil pertanian dankehutanan. Kegiatan
perdagangan utama (ekspor impor) berlangsung dengannegara Thailand, Indonesia, India,
China, Jepang, Singapura, Korea Selatan, danMalaysia.
f.
Hubungan dengan Indonesia
Hubungan kerja sama antara Myanmar dan Indonesia
berupa kegiatan eksporimpor. Ekspor Indonesia ke Myanmar, antara lain berupa
pupuk, kertas, dan logam.Ekspor Myanmar ke Indonesia yang utama adalah beras
8. Vietnam

Nama Asli : Cong Hoa Xa Hoi Chu Nghia Vietnam
Ibu kota : HANOI
Luas wilayah : 329.707 Km2
Kepala negara : Tran Duc Luong ( 1997 )
Kepala pemerintahan : Phan Van Khai ( 1997 )
Pemb. Lokal : 40 Provinsi, 3 Kotamadya 1 special
Zone
Penduduk : 79.939.014 ( 2002 )
Bahasa : Vietnam ( resmi )
Lagu Kebangsaan : Vor Ward Soldier
Mata uang : Dong
Hasil tani : beras, karet, buah-buahan, jagung,
gula, tebu dll.
Sumber alam : Minyak, kayu, batu bara, pospat,
mangan, bauksit.
Industri : Tekstil, chrome, semen, pupuk
Hari besar : 21 juli 1954 ( hari kemerdekaan )
Bapak Bangsa : Vo Nguyen Giap
Ho
Chi Minh
Bekas Jajahan : Perancis , Amerika
Vietnam adalah negara dengan
masa penjajahan sangat lama. Setelah dijajahCina ± 1.000tahun, Vietnam harus
melawan imperialisme (Perancis, Jepang, dan Amerika Serikat).Setelah merdeka
dari Perancis (2 September 1945),Vietnam terpecah menjadi dua,yaitu Vietnam
Utara dengan ibukota Hanoi dan Vietnam Selatan yang beribukota Ho Chi
Minh. Saat iini, kedua negara telah bersatu menjadi Republik Sosialis Vietnam.Kepala negaranya seorang presiden, dan kepala
pemerintahan adalah perdanamenteri.
Ibu kota negara adalah Hanoi.
a. Letak
dan luas
Secara astronomis Vietnam terletak antara 8°LU - 22°LU
dan antara 104BT -108°BT. Wilayah Vietnam
berada di bagian selatan daratan Cina dengan luas ±329.560 km.
Berikut adalah batas-batas geografis Vietnam.
Sebelah utara : RRC (Republik Rakyat
Cina).
Sebelah timur : Teluk Tonkin dan Laut Cina
Selatan
Sebelah selatan : Laut Cina Selatan.
Sebelah barat : Laos serta Kamboja.
b.
Bentang alam
Keadaan topografi Vietnam beragam, meliputi dataran
pantai, bukit-bukit dangunung-gunung
berhutan lebat, serta dataran rendah. Wilayah bagian utaradidominasi
oleh pegunungan. Tanah Tinggi Tonkin Timur mencapai ketinggian lebihdari 1.000
meter. Puncak tertingginya adalah Gunung Phan Xi Pang (3.143 m), yang juga
merupakan titik tertinggi di Vietnam. Di wilayah utara tersebut juga
terhamparDelta Sungai Merah (Song Hong), yang dulunya berupa teluk kecil bagian
kawasan Teluk Tonkin. Wilayah dataran
seluas 3.000 kmtersebut, subur dan
padatpenduduk. Namun di dataran ini juga sering terjadi banjir.Di Wilayah bagian selatan Vietnam terbujur
Pegunungan Annam. Puncak-puncaknya adalah Gunung Ngoc Linc (2.598 m) dan Gunung Chu Yang Sin (2.408m).
c. Iklim
Vietnam beriklim tropis yang
mendapat pengaruh curah hujan dari tiupanangin musim.Curah hujan rata-rata 1.500
mm per tahun. Daerah Pegunungan Tonkin Barat danPegunungan Annam mendapat curah
hujan 4.000 mm per tahun. Akibat tiupan angin taufan tropis selama musim gugur,
daerah di utara 12°LU mendapat curahhujan
tambahan terbanyak. Suhu udara rata-rata pada musim panas 29°C di selatan,dan 30°C
di utara. Pergeseran suhu di musim dingin berkisar 10°C di utara dan27°C di selatan.
d. Sosial
budaya
Pada tahun 2008, jumlah
penduduk Vietnam mencapai 86.116.559 jiwa,dengan angka pertumbuhan 1,86%. Penduduk asli Vietnam adalah bangsa
Vietnam.Beberapa pendatang berasal dari etnis Cina, Thai (Thailand), dan Khmer.
Lebih dari80% pen-duduk tinggal di wilayah
pedesaan. Agama yang dianut oleh mayoritaspenduduk Vietnam adalah
Buddha, Caodaisme, Hoa Hao, dan Katolik Roma. Bahasaresmi adalah bahasa Vietnam.
e.
Perekonomian
Vietnam masih termasuk negara agraris. Vietnam
terkenal dalam hal irigasi.Hasil-hasil utama Vietnam adalah kopi, teh, tebu,
jagung, dan padi, dan sebagainya.Hasil tambang Vietnam yang utama adalah batu
bara.Vietnam juga penghasil bijihChi Minh. Saat iini, kedua negara telah
bersatu menjadi Republik Sosialis Vietnam.Kepala
negaranya seorang presiden, dan kepala pemerintahan adalah perdanamenteri. Ibu kota negara adalah Hanoi.
f.
Hubungan dengan Indonesia
Kerja sama Indonesia dan
Vietnam berlangsung baik. Indonesia banyakmembantu Vietnam ketika terjadi
perang saudara, yaitu dengan mengirimkanPasukan Garuda di bawah bendera PBB. Indonesia juga menyediakan Pulau
Galang(Provinsi Riau) untuk menampung pengungsi sebelum dikirim ke negara
penerima.Vietnam dan Indonesia juga
bersama-sama duduk sebagai anggota APEC.Perdagangan bilateral dilakukan
melakui kegiatan ekspor impor.Ekspor utama
Vietnam ke Indonesia adalah karet, kapas, semen, dan batu bara.
9. Kamboja

Nama Asli : Khmer
Ibu kota : PHNOM PENN
Luas wilayah : 181.300 Km2
Kepala negara : N. Sihanouk ( Nov. 1991 )
Kepala pemerintahan : Hun Sen (1993 )
Pemb. Lokal : 15 Provinsi dan 1 daerah khusus
Penduduk : 920.000 (2002 )
Bahasa : Khmer ( resmi ), Perancis
Lagu Kebangsaan : Out Country
Mata uang : Riel
Hasil tani : Beras, jagung, merica , tembakau ,
kapas, gula, aren dll.
Sumber alam : Besi, tembaga, mangan dan emas
Industri : textil, kertas, plywood dan minyak
Hari besar : 17 April 1953 ( Hari Kemerdekaan )
Bapak Bangsa : Samdech Norodom Sihanouk
Ex. Jajahan : Perancis
Kamboja berasal dari kataKampuchea
. Nama asli Kamboja adalah “Khmer”.Negara ini merdeka pada tanggal 17 April 1983.
Angkor Wat adalah salah satupeninggalan
Kekaisaran Khmer. Kerajaan Kamboja berbentuk monarkikonstitusional,
merupakan penerus Kekaisaran Khmer. Kepala negaranya seorangraja, sedangkan kepala pemerintahan adalah perdana
menteri. Ibu kota negaraadalah Phnom Penh.
a. Letak
dan luas
Luas wilayah Kamboja±181.035 km,
kirakira seluas Pulau Sulawesi diIndonesia. Secara astronomis, Kamboja
terletak antara 10°LU – 14°LU dan
104°BT– 108°BT, tepatnya di bagian barat daya Semenanjung Indocina. Berikut adalah batas
batas geografis Kamboja.
Sebelah utara : Laos dan Thailand
Sebelah timur
: Vietnam
Sebelah barat : Thailand
Sebelah selatan : Teluk Thailand
b.
Bentang alam
Secara menyeluruh, bentuk
wilayah Kamboja menyerupai piring. Di bagiantengahnya terdapat dataran besar Tonle Sap, sedangkan bagian tepi dibentuk
olehdeetan pegunungan. Di sebelah utara terdapat Pegunungan Dong Rek (Phanon
DangReh) dan di bagian barat terdapat Pegunungan Cardamon. Barisan pegunungan
itumemiliki ketinggian 750 – 900 meter.
Puncak tertingginya adalah Gunung PhnumAoral (1.771 m). Di bagian timur
dapat dijumpai Plato Rotanikiri dan Plato Mondo. Dalam bulan-bulan itu cabangcabang Sungai Mekong di wilayah
Vietnambagian selatan tidak mampu menampung luapan air itu.. Pada
puncaknya, banjir tersebut akan melipat gandakan luas permukaan airdanau. Jika semula luas permukaannya hanya 3.000
km, maka oleh luapan banjirakan
menjadi 10.000 kmlebih. Gejala
tersebut menguntungkan bagi kegiatanperikanan
darat di Kamboja.Daerah pantai sepanjang 560 km di tepi Teluk Thailand
berupa tanah berbatu-batu. .
c. Iklim
Kamboja beriklim muson tropis.
Suhu ratarata per tahun sekitar 27°C .
d. Sosial
budaya
Pada tahun 2008, jumlah
penduduk Kamboja mencapai 14.241.640 jiwa,dengan angka pertumbuhan cukup tinggi, yaitu 3,08%.
Mayoritas pendudukKamboja adalah bangsa Khmer (94%). Selebihnya adalah etnis Cina dan
Vietnam.Agama utama di Kamboja adalah
Buddha. Bahasa resmi yang digunakan di Kamboja adalah bahasa
Khmer .
e.
Perekonomian
Di Kamboja, pertanian menjadi pendukung utama
perekonomian. Lebih dari70% penduduknya bekerja di bidang pertanian. Hasil
utama pertanian adalah padi,karet, tembakau, jagung, sayuran, dan berbagai
jenis umbi. Kegiatan industri yangmendukung adalah pengolahan hasil pertanian.
Industri lain, misalnya industri rokok(dengan produk tembakau setempat).
f.
Hubungan dengan Indonesia
Kerja sama Kamboja dengan
Indonesia sudah berlangsung sejakpemerintahan Pangeran Norodom Sihanouk. Kerja sama dimulai sejak padaKonferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955.
Indonesia juga aktif memberidukungan kepada Kamboja untuk menjadi anggota ASEAN
10. Laos

Nama Asli : Sathanalat Paxapthipatai Paxaxon Lao
Ibu kota : VIANTIANE
Luas wilayah : 236.804 Km2
Kepala negara : Khamtay Siphandon (1998)
Kepala pemerintahan : Boungnang Vorachin (1998)
Pemb. Lokal : 13 Provinsi
Penduduk : 5.635.967 (2002 )
Bahasa : Laos ( resmi ), Palaungwa, Thai
Lagu Kebangsaan : Sad Lao Tang Te Deum Ma’kun
Sulu
Sa You Nei Asie
Mata uang : Kip
Hasil tani : Beras, jagung, tembakau, katun,
opium, jeruk, dan kopi
Sumber alam : Timah, Kayu
Industri : Prosesing Kayu
Hari besar : 19 Juli 1949 ( Hari Kemerdekaan )
Bapak Bangsa : Sauphanouvong
Ex. Jajahan : Perancis
Laos adalah Negara
satu-satunya di Asia Tenggara yang
terjepit dan tidak punya wilayah laut ,
juga merupakan salah satu negara paling
terbelakang di dunia . dalam banyak
pendataan , Laos berada pada urutan ke-10 paling bawah . negara ini terjebak
oleh pengaruh Komunis dan tidak berdaya
untuk membangun diri, Laos berada di bagian Barat Vietnam di Utara terdapat Cina.
tetangga lainnya adalah Muangthai di Barat dan
Birma di Timur Laut. Dibanding dengan Indonesia luas Laos hampir dua kali luas Pulau Jawa.
a. Letak
dan luas
Secara astronomis, Laos terletak antara 14°LU - 22°LU dan antara 100°BT -103°BT. Luas wilayahnya
mencapai±236.800 km
. Laos merupakan negaradaratan yang berada di antara
negara Asia Tenggara lain. Laos tidak mempunyaibatas laut. Berikut adalah batas-batas geografis
wilayah Laos.
Sebelah barat laut : Cina dan Myanmar
Sebelah timur : Vietnam
Sebelah selatan : Kamboja
Sebelah barat : Thailand
b. Iklim
Laos terletak di daerah iklim tropis, dengan suhu
rata-rata 26°– 28°C. Musimhujan terjadi pada bulan Mei - November, yang
dipengaruhi angin passat barat daya.Curah hujan rata-rata 1.500–2.500 mm/
tahun. Musim kemarau berlangsung selamabulan
Desember - April. Pergantian kedua musim tersebut sangat jelas.
c.
Perekonomian
Bagi Laos, pertanian adalah pendukung perekonomian
utama, yakni 41% daripendapatan negara. Hasil utama pertanian adalah padi, kelapa,
pisang, dan jagung.Laos juga memiliki hasil hutan cukup besar serta memiliki
nilai komersial yang tinggikarena menjadi komoditi ekspor. Misalnya kayu jati,
damar, dan kayu keras lainnya.Bidang lain yang mendukung adalah pertambangan,
dengan hasil utama tembaga,timah, bijih besi, batu bara, dan belerang. Namun
demikian kegiatan pertambangandi Laos belum dilakukan secara maksimal. Laos
juga telah mengembangkan kegiatanindustri, terutama industri pengolahan hasil
pertanian dan hasil-hasil hutan.
d.Hubungan
dengan Indonesia
Kerja sama antara Laos dengan Indonesia telah
dirintis, khususnya setelahLaos menjadi anggota ASEAN. Kerja sama ekonomi
nampak dalam kegiatan ekspor-impor. Komoditi ekspor Laos adalah hasil-hasil
pertanian, hasil pertambangan, dankayu. Bentuk kerja sama lainnya terjadi
antara penganut agama Buddha dari keduanegara.
Misalnya dalam kegiatan hari besar keagamaan
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
A. Kesimpulan
ASEAN
(Association of South East Asian
Nation) merupakan organisasi regional di kawasan
Asia Tenggara. ASEAN didirikan oleh bangsa-bangsa
Asia Tenggara atas dasar persamaan nasib
dan kepentingan bersama. Lima negara yang
sepakat menjadi pelopor membentuk ASEAN
adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura dan Filipina.
Organisasi ini didirikan pada tanggal 8
Agustus 1967 di Bangkok, Thailand dan
melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh
Menteri Luar Negeri Filiphina, Indonesia,Thailand, Malaysia,
dan Singapura.
Pada awalnya,
negara-negara anggota ASEAN hanya berjumlah lima,
namun beberapa tahun setelah berdirinya ASEAN,
lima negara lainnya bergabung ke dalam
Anggota ASEAN secara bertahap. Tujuan
didirikannya ASEAN adalah untuk meningkatkan
kerja sama di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan
politik, serta mewujudkan ketertiban dan perdamaian
di kawasan Asia Tenggara.
C. Saran
Negara kita,
Indonesia merupakan salah satu anggota ASEAN.
Untuk itu, kita harus membantu mewujudkan
cita-cita atau tujuan dari ASEAN itu
sendiri. Karena bagaimanapun, tujuan tersebut merupakan
keinginan dari bangsa kita sendiri.
Selain itu,
sebagai negara anggota ASEAN yang terbesar,
kita harus lebih menunjukan patisipatif
kita dalam mewujudkan tujuan tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Tingkat_Tinggi_ASEAN
http://kemlu.go.id/Pages/Asean.aspx?IDP=6&l=id
http://kemlu.go.id/Documents/Tentang%20ASEAN/Buku%20Ayo%20Kita%20Kenali%20ASEAN.pdf
No comments:
Post a Comment